
Hubungan & Keluarga
10 to 25
Membentuk Generasi Muda dengan Pola Pikir Mentor
David Yeager
Buku ini mengubah cara pandang kita terhadap remaja dengan menunjukkan bahwa otak mereka dirancang untuk koneksi sosial dan identitas, bukan sekadar impulsif. Pelajari pola pikir mentor untuk mengubah dorongan alami menjadi kekuatan.
- Waktu baca
- 7 menit
- Bagian
- 8
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu merasa kesulitan memahami anak-anak muda, entah itu sebagai orang tua, guru, atau pelatih? Sering kali kita beranggapan bahwa remaja itu impulsif, tidak mampu berpikir jernih, dan sering membuat keputusan buruk. Namun, buku ini memutarbalikkan pandangan tersebut. Di sini, kita akan menyelami bagaimana sebenarnya anak muda tidaklah "tidak mampu". Otak mereka hanya memang dirancang untuk memprioritaskan koneksi sosial, pembentukan identitas, dan rasa hormat dari teman sebaya dibandingkan target abstrak seperti nilai rapor. Alih-alih melawan dorongan alami ini, kita bisa mengubahnya menjadi kekuatan dengan mengadopsi "pola pikir mentor" yang menggabungkan ekspektasi tinggi dengan kepedulian dan rasa hormat yang tulus.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Dari perjalanan kita menyelami buku ini, kita belajar bahwa mengubah cara pandang terhadap anak muda adalah kunci utama dalam membimbing mereka. Kita tidak lagi melabeli mereka sebagai pribadi yang tidak mampu dan impulsif, melainkan memahami bahwa dorongan sosial yang kuat di dalam diri mereka adalah sebuah fitur evolusioner yang sewajarnya. Dengan mengadopsi pola pikir mentor—kombinasi antara ekspektasi tinggi dan dukungan tulus—kita tidak hanya membantu mereka mencapai potensi akademis, tetapi juga membentuk ketahanan mental yang akan bertahan sepanjang hayat, terutama bagi mereka yang berasal dari latar belakang yang kurang beruntung.
Sisanya untuk member
6 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



