
Karier & Bisnis
101 Design Methods
Panduan Sistematis untuk Merencanakan dan Mengelola Inovasi
Vijay Kumar
Temukan kerangka kerja dan 101 metode praktis untuk mengubah inovasi dari sekadar wacana menjadi proses bisnis yang terstruktur dan konsisten.
- Waktu baca
- 21 menit
- Bagian
- 11
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Bayangkan kamu sedang duduk di ruang rapat perusahaan, dan semua orang mengangguk sepakat bahwa inovasi adalah kunci masa depan bisnis. Tapi coba ajukan satu pertanyaan sederhana: bagaimana sebenarnya cara merencanakan inovasi itu? Nah, di titik inilah kebanyakan perusahaan tersandung. Profesor Vijay Kumar menemukan paradoks yang cukup menggelitik: hampir semua bisnis mengaku sangat menghargai inovasi, namun hanya segelintir yang benar-benar berhasil membawa inovasi ke pasar secara konsisten. Menurutnya, akar masalahnya bukan kekurangan ide brilian, melainkan cara pandang—banyak perusahaan tidak memahami bagaimana mengelola inovasi, dan sebagian bahkan tidak pernah menyadari bahwa inovasi bisa direncanakan dan dikelola layaknya proyek-proyek bisnis lainnya.
Buku ini adalah jawaban Kumar atas kebuntuan tersebut. Ia membangun pendekatan sistematis untuk mengelola inovasi lewat tujuh tugas utama yang harus dituntaskan, dibumbui puluhan alat dan teknik praktis yang bisa langsung kamu terapkan di sepanjang perjalanan proyek. Yang menarik, kita juga akan mengajak para ahli inovasi kelas dunia seperti Geoffrey Moore, Peter Thiel, serta pencipta Blue Ocean Strategy untuk berdialog—membandingkan pandangan mereka dengan pendekatan Kumar. Jadi, siapkan kopimu, karena kita akan melihat inovasi dari sudut pandang yang sama sekali berbeda.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Setelah menelusuri seluruh perjalanan buku ini, kita memegang satu keyakinan baru: inovasi bukanlah sihir yang turun dari langit, melainkan disiplin yang bisa direncanakan, dijadwalkan, dan dikelola layaknya proyek profesional lainnya. Kumar mengajarkan kita memecah proses inovasi menjadi tujuh tugas yang runtut—mulai dari memahami maksud dan tujuan, mendefinisikan lingkungan operasional, memahami pemangku kepentingan, membangun model mental, curah gagasan elemen solusi, merakit dan mengevaluasi solusi komprehensif, hingga merencanakan implementasi—dengan pemahaman bahwa proses nyata bisa berputar dan beriterasi, bukan berjalan lurus seperti rel kereta. Dua prasyarat besar juga harus hadir: keyakinan bahwa inovasi bisa dikelola, serta budaya organisasi yang membiarkan gagasan mengalir bebas lintas departemen dan tingkatan.
Di sisi perangkat, kita kini punya koper berisi alat-alat praktis: peta klaster dua faktor yang memvisualkan peluang pasar lewat klaster dan ruang kosong, tabel perbandingan yang memaksa kita menelaah setiap kombinasi dan bahkan memeringkat opsi secara objektif, kanvas strategi untuk membandingkan banyak faktor sekaligus, purwarupa berbagai jenis untuk menguji konsep dari tampilan hingga kinerja, hingga lokakarya kreatif dengan foto, artefak budaya, dan permainan kartu. Ditambah teknik memantau media secara kritis dan mengamati pengguna dalam aksi, kita dilengkapi untuk mengubah data mentah menjadi wawasan, dan wawasan menjadi solusi yang bernilai. Intinya satu: berhentilah menebak-nebak, dan mulailah mengelola inovasi dengan struktur.
Sisanya untuk member
9 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



