
Inspirasi & Pengembangan Diri
Beyond Good and Evil
Menggugat Fondasi Moralitas dan Mengungkap Kehendak untuk Berkuasa
Friedrich Nietzsche
Nietzsche membongkar ilusi moralitas Barat dan menawarkan pandangan radikal bahwa dorongan utama manusia bukanlah kebenaran, melainkan hasrat untuk berkuasa.
- Waktu baca
- 7 menit
- Bagian
- 9
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu berpikir bahwa segala hal yang kita pelajari soal filsafat dan agama mungkin saja hanyalah ilusi kolektif? Pemikir asal Jerman abad ke-19, Friedrich Nietzsche, dengan gagah berani melempar ide panas ini. Dalam karyanya, ia tidak hanya menyusun argumen logis, tetapi juga tak segan memprovokasi dan mencela rekan-rekan sejawatnya. Ia mempertanyakan seluruh fondasi pemikiran Barat yang selama ini kita anggap suci. Lebih jauh lagi, Nietzsche menawarkan cara pandang yang sama sekali berbeda: ia meyakini bahwa dorongan utama manusia sebenarnya bukanlah mencari kebenaran, melainkan hasrat untuk berkuasa dan mendominasi. Ini adalah undangan untuk melihat dunia dari kacamata yang lebih mentah, jujur, dan tentu saja, kontroversial.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Setelah menyelami buku ini, kamu akan memahami betapa rapuhnya konsep 'kebenaran objektif' yang selama ini menjadi pegangan manyak orang. Kamu akan diajak berpikir kritis tentang bagaimana teori-teori besar filsafat sebenarnya sering kali hanyalah cermin ego dan kepentingan pribadi pembuatnya. Selain itu, kamu akan memiliki kerangka baru untuk melihat moralitas bukan sebagai hukum mutlak dari atas, melainkan konstruksi budaya yang terus berubah. Pada akhirnya, kamu akan mendapatkan pemahaman tentang ide 'kemauan untuk berkuasa' sebagai mesin penggerak utama kehidupan, serta panggilan untuk berani menciptakan nilai dan jalan hidup sendiri tanpa harus terbelenggu oleh dogma masa lalu.
Sisanya untuk member
7 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



