Sampul Don't Trust Your Gut

Inspirasi & Pengembangan Diri

Don't Trust Your Gut

Menggunakan Kekuatan Big Data untuk Membuat Keputusan Hidup yang Lebih Baik

Seth Stephens-Davidowitz

Lupakan firasat dan nasihat para pakar. Buku ini menunjukkan bagaimana big data dapat mengungkap formula pasti menuju kebahagiaan, cinta, karier, dan kesuksesan—berbasis bukti dari jutaan kehidupan nyata.

Waktu baca
10 menit
Bagian
10
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Pernahkah kamu merasa seolah sedang berjalan buta dalam menjalani hidup, sekadar menebak-nebak langkah selanjutnya? Kita sering kali bergantung pada nasib atau meminta saran dari para pakar pengembangan diri, tapi jujur saja, hasilnya tidak selalu menentu. Buku ini mengajak kita melihat kehidupan dari sudut pandang yang jauh lebih ilmiah dan menarik. Penulisnya berargumen bahwa di era teknologi modern, kita memiliki akses ke sesuatu yang sangat revolusioner: big data atau data dalam jumlah masif. Dengan menganalisis jejak digital dan keputusan hidup dari jutaan orang, kita akhirnya bisa menemukan formula pasti tentang pilihan mana yang benar-benar berdampak pada kebahagiaan dan kesuksesan kita. Ini bukan sekadar teori; ini adalah peta navigasi berbasis angka untuk cinta, karier, pengasuhan anak, dan kepuasan hidup secara keseluruhan.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

Setelah mempelajari isi buku ini, kamu akan memahami bahwa insting dan akal sehat sering kali menyesatkan karena dipengaruhi oleh bias kognitif dan narasi tidak realistis. Kamu akan belajar bagaimana big data dari perilaku jutaan manusia bisa menjadi kompas yang akurat untuk mengambil keputusan hidup yang krusial. Mulai dari menemukan pasangan hidup berdasarkan kedewasaan emosional alih-alih sekadar daya tarik fisik, membangun kekayaan melalui pengalaman industri yang matang dan berani masuk ke ceruk pasar yang membosankan, hingga memahami bahwa lingkungan tempat tinggal jauh lebih berpengaruh pada masa depan anak dibandingkan kekhawatiran sehari-hari tentang pola asuh. Pada akhirnya, kamu akan menyadari bahwa kebahagiaan sejati datang dari aktivitas aktif, koneksi sosial yang bermakna, dan bukti statistik yang menunjukkan bahwa menjauhi media sosial bisa jadi sama manfaatnya dengan mengikuti terapi psikologis.

Sisanya untuk member

8 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Inspirasi & Pengembangan Diri