Sampul Ego Is the Enemy

Inspirasi & Pengembangan Diri

Ego Is the Enemy

Mengapa Ego Menjadi Musuh Terbesar Kesuksesan dan Bagaimana Stoikisme Mengalahkannya

Ryan Holiday

Ryan Holiday membongkar mitos bahwa ego adalah bahan bakar kesuksesan. Dengan filosofi Stoikisme, ia menunjukkan bagaimana ego justru menjadi pengkhianat halus di setiap fase perjalanan hidup—saat memburu impian, di puncak kejayaan, maupun saat jatuh terhempas.

Waktu baca
13 menit
Bagian
11
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Pernah tidak kamu memperhatikan betapa sering kita mengagumi orang-orang sukses yang terkesan arogan, percaya diri berlebihan, lalu diam-diam berpikir, mungkin ego memang bahan bakunya kesuksesan? Ryan Holiday datang untuk mematahkan asumsi itu. Menurutnya, justru sebaliknya, ego lebih sering menjadi pintu masuk menuju kegagalan ketimbang kesuksesan. Buku ini mengajak kita membedah setiap fase perjalanan menuju sukses: saat masih memburu impian, saat sudah berada di puncak, dan saat jatuh terhempas. Di setiap titik, ego bisa menjadi pengkhianat yang paling halus. Dengan berbekal filosofi Stoikisme kuno, Holiday menawarkan cara untuk meredam dorongan emosional yang mengaburkan pikiran, agar kita tetap berpijak di jalan yang benar.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

Setelah menjelajahi setiap halaman buku ini, kita belajar bahwa ego bukan sekadar rasa percaya diri yang berlebihan; ia adalah penghalang paling licik yang bisa menggagalkan kita di setiap tahap perjalanan, baik saat memburu impian, bertahan di puncak, maupun bangkit dari kejatuhan. Kita menemukan bahwa kesuksesan sejati datang dari kemampuan untuk tetap rendah hati, terus belajar seumur hidup, dan fokus pada tujuan yang lebih besar dari sekadar pengakuan pribadi.

Selain itu, kita memahami bahwa passion yang buta bisa menjadi musuh dalam selimut, bahwa competitive drive yang sehat datang dari keseimbangan antara ambisi dan realisme, dan bahwa kegagalan bukan akhir melainkan peluang untuk bertumbuh, selama kita tidak membiarkan ego mengambil alih reaksi kita. Filosofi Stoikisme, sebagaimana diinterpretasikan oleh Holiday, mengajarkan kita untuk mengejar kesuksesan dengan kepala dingin, menahan dorongan emosional, dan selalu mengingat bahwa kita adalah bagian kecil dari teka-teki yang jauh lebih besar.

Sisanya untuk member

9 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Inspirasi & Pengembangan Diri