
Inspirasi & Pengembangan Diri
Emotional Intelligence
Mengapa Kecerdasan Emosional Lebih Penting daripada IQ untuk Meraih Sukses dan Kebahagiaan
Daniel Goleman
Temukan rahasia di balik kesuksesan sejati: kecerdasan emosional, bukan IQ, yang menentukan kualitas hidup, hubungan, dan karier Anda. Pelajari bagaimana mengelola emosi dapat mengubah hidup Anda.
- Waktu baca
- 19 menit
- Bagian
- 13
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu berpikir, mengapa ada orang yang pintar sekali secara akademis tapi hidupnya berantakan? Atau sebaliknya, ada orang yang bukan lulusan terbaik, tapi karirnya melesat dan hubungannya selalu harmonis? Selama puluhan tahun, kita semua diyakinkan bahwa IQ atau kecerdasan intelektual adalah jaminan utama kesuksesan. Daniel Goleman dalam buku ini mengguncang keyakinan tersebut dengan sebuah gagasan revolusioner: kecerdasan emosional justru memegang peranan yang jauh lebih besar dalam menentukan kebahagiaan, keberhasilan, dan kualitas hidup kita.
Goleman menjelaskan bahwa kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi—baik dalam diri sendiri maupun orang lain—adalah keterampilan yang bisa dipelajari sepanjang hayat. Berbeda dengan IQ yang relatif tetap, kecerdasan emosional ibarat otot yang bisa dilatih. Tanpa kemampuan ini, emosilah yang mengendalikan kita, membuat kita mengambil keputusan buruk, merusak hubungan, dan tenggelam dalam stres. Dengan kecerdasan emosional, kita bisa menavigasi hidup dengan lebih tenang, bijak, dan bermakna.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Setelah mempelajari buku ini, kamu akan memahami bahwa kecerdasan emosional bukan konsep abstrak, melainkan keterampilan konkret yang bisa dipelajari dan dilatih sepanjang hidup. Kamu akan mengenali bahwa emosi adalah respons evolusioner yang dirancang untuk membuat kita bertindak cepat, dan bahwa otak kita memiliki dua sistem yang bekerja secara hierarkis: sistem emosional yang cepat dan kuat, serta sistem rasional yang lebih lambat tetapi lebih bijak.
Kamu juga akan menguasai lima pilar kecerdasan emosional: kesadaran diri untuk mengenali emosi saat terjadi, pengelolaan emosi untuk mengatur respons terhadap kemarahan, kecemasan, dan kesedihan, motivasi diri untuk menunda kesenangan dan mencapai tujuan, empati untuk memahami perasaan orang lain, dan pengelolaan hubungan untuk membangun koneksi yang bermakna. Selain itu, kamu akan memahami bagaimana menerapkan keterampilan ini dalam konteks konkret: hubungan asmara, pengasuhan anak, tempat kerja, sekolah, dan bahkan perawatan kesehatan. Kamu akan menyadari bahwa kecerdasan emosional bukan hanya menentukan kualitas hubungan dan karier, tetapi juga kesehatan fisik dan panjang umur.
Sisanya untuk member
11 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



