Sampul Flourish

Inspirasi & Pengembangan Diri

Flourish

Menggali Lima Pilar Kesejahteraan untuk Hidup yang Lebih Bermakna

Martin E. P. Seligman

Temukan rahasia hidup yang tidak sekadar bahagia, tetapi sejahtera. Martin E. P. Seligman, bapak psikologi positif, mengungkap lima pilar kesejahteraan yang akan mengubah cara Anda memandang kebahagiaan.

Waktu baca
14 menit
Bagian
11
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Bayangkan kamu sudah mengejar kebahagiaan selama bertahun-tahun, tapi entah kenapa tetap terasa ada yang kurang. Nah, di sinilah buku "Flourish" datang dan mengguncang asumsi kita semua. Martin E. P. Seligman, salah satu psikolog paling berpengaruh di dunia, berani menyatakan bahwa kebahagiaan sebenarnya bukanlah tujuan akhir hidup. Menurutnya, ada sesuatu yang jauh lebih besar dan lebih memuaskan: kesejahteraan atau well-being.

Seligman memperkenalkan lima pilar kesejahteraan yang saling melengkapi, yaitu emosi positif, keterlibatan mendalam, makna hidup, hubungan yang sehat, dan pencapaian. Dalam perjalanan kita menyelami buku ini, kita akan belajar cara mempraktikkan psikologi positif untuk memperkuat kelima pilar tersebut, mulai dari rasa syukur, menemukan kekuatan pribadi, hingga membangun ketahanan diri menghadapi masa sulit. Bersiaplah, karena pandangan kita tentang hidup yang baik mungkin akan berubah total.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

Dari perjalanan panjang menyelami "Flourish", kita belajar bahwa hidup yang berkembang tidak bisa disempitkan menjadi sekadar mengejar kebahagiaan. Kesejahteraan adalah konsep yang lebih utuh, dibangun di atas lima pilar yang saling menopang, yaitu emosi positif, keterlibatan mendalam, makna, hubungan positif, dan pencapaian. Kita juga memahami bahwa optimisme dan kesejahteraan tinggi terbukti menyehatkan tubuh, memperpanjang usia, dan melindungi kita dari penyakit.

Lebih jauh, buku ini membekali kita dengan perangkat praktis yang bisa langsung dipakai, mulai dari menulis tiga hal baik setiap hari, menyusun surat syukur, menemukan dan menjadikan kekuatan pribadi sebagai rutinitas, mengasah grit sebagai prediktor kesuksesan yang lebih andal daripada IQ, hingga merespons kabar baik orang lain dengan gaya aktif dan konstruktif. Kita pun belajar bahwa ketahanan bisa tumbuh dari keterpurukan, bahkan trauma bisa menjadi pijakan pertumbuhan. Dan yang paling megah, gagasan ini tidak berhenti pada level pribadi, tetapi menjalar hingga visi dunia yang mengukur kemajuan bangsa dari kesejahteraan warganya, bukan hanya angka ekonomi.

Sisanya untuk member

9 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Inspirasi & Pengembangan Diri