Sampul Lovely One

Inspirasi & Pengembangan Diri

Lovely One

Memoar Perjalanan Perempuan Kulit Hitam Pertama di Mahkamah Agung Amerika Serikat

Ketanji Brown Jackson

Dari Miami hingga kursi Mahkamah Agung AS, Ketanji Brown Jackson berbagi kisah tentang identitas, ketekunan, dan tekad membuat keadilan terjangkau semua orang.

Waktu baca
15 menit
Bagian
9
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

"Coba bayangkan sejenak: seorang gadis kecil kulit hitam lahir di Miami pada tahun 1970, dibesarkan oleh orang tua yang terus menanamkan kepadanya bahwa ia berhak atas segala janji Amerika, meski dunia di sekitarnya sering kali mempertanyakan tempatnya. Gadis kecil itu tumbuh, menempuh jalan dari Harvard hingga akhirnya duduk di kursi paling bergengsi dalam sistem peradilan Amerika Serikat. Ia adalah Ketanji Brown Jackson, wanita kulit hitam pertama yang menjabat sebagai Hakim di Mahkamah Agung AS. Dalam memoir Lovely One, ia membuka kisah hidupnya dengan jujur: tentang identitas, ketekunan, komunitas yang menopang, dan tekadnya untuk membuat keadilan bisa dijangkau semua orang.

Nah, di sinilah ceritanya jadi menarik untuk kita semua. Bagaimana caranya membangun ketahanan saat menghadapi rintangan? Ke mana kita harus mencari komunitas ketika kita adalah 'satu-satunya' di dalam ruangan? Dan bagaimana menyeimbangkan ambisi besar dengan nilai-nilai pribadi? Dari menghadapi sindrom penipu di Harvard, sampai menyeimbangkan karier hukum yang menuntut dengan mengasuh anak yang neurodivergen, perjalanan Jackson penuh pelajaran yang bisa kita petik untuk menghadapi tantangan kita sendiri dengan otentisitas dan tujuan yang jelas."

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

"Dari perjalanan Ketanji Brown Jackson, kita belajar bahwa fondasi identitas yang kuat, dibangun dari nama, keluarga, dan kisah leluhur, adalah benteng pertama kita menghadapi dunia yang mungkin mempertanyakan keberadaan kita. Kita juga melihat bahwa ketekunan tidak pernah berdiri sendiri: satu kata 'Persevere' dari orang asing, kelompok belajar di kampus, suami yang secara sadar terus 'memilih' kita, dan komunitas yang kita bangun di mana pun kita berada, semuanya adalah modal sosial yang menopang kita melewati masa-masa paling sulit.

Di sisi lain, kisah Jackson mengajarkan bahwa ambisi dan nilai keluarga tidak harus saling meniadakan. Dengan strategi bergantian bersama pasangan, dengan merangkul keunikan anak yang neurodivergen alih-alih memaksakannya menjadi 'normal', kita bisa membangun kesuksesan dengan versi kita sendiri. Dan mungkin pelajaran terpentingnya: hukum, kekuasaan, atau posisi berapa pun tingginya, hanya bermakna jika tetap dekat dengan manusia. Kejelasan, aksesibilitas, dan kesadaran akan dampak kemanusiaan dari setiap keputusan adalah kunci untuk membangun kembali kepercayaan pada institusi."

Sisanya untuk member

7 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Inspirasi & Pengembangan Diri