
Inspirasi & Pengembangan Diri
Procrastination
Memahami dan Mengatasi Kebiasaan Menunda
Jane Burka dan Lenora Yuen
Buku klasik yang membongkar akar psikologis prokrastinasi dan menawarkan strategi praktis untuk berhenti menunda, berdasarkan riset dan pengalaman puluhan tahun.
- Waktu baca
- 25 menit
- Bagian
- 12
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Coba ingat-ingat lagi, kapan terakhir kali kamu mengucapkan kalimat 'ah, nanti saja dulu'? Mungkin saat harus menyelesaikan laporan penting, menjawab email yang menentukan karier, atau bahkan hal sederhana seperti memulai olahraga. Kita semua mengenal rasa itu: tugasnya jelas, waktunya ada, tapi tubuh seolah menolak bergerak dan tangan kita otomatis meraih ponsel untuk men-scroll media sosial. Pertanyaannya, kenapa kita terus melakukan ini pada diri kita sendiri?
Dalam buku Procrastination, dua psikolog bernama Jane Burka dan Lenora Yuen membongkar mekanisme tersembunyi di balik kebiasaan menunda ini, dan kesimpulan mereka cukup mengejutkan: kita menunda bukan karena malas atau lemah, melainkan karena tugas-tugas tertentu memicu rasa takut yang sangat tidak tidak nyaman, dan menunda adalah cara tercepat untuk merasakan lega. Kabar baiknya, para penulis meyakini kebiasaan ini bisa dikalahkan selama kita berani menerima keterbatasan hidup dan belajar mengelola rasa takut dengan cara yang lebih sehat. Sepanjang episode ini, kita akan mengulik ketakutan apa saja yang sebenarnya menggerakkan penundaan, bagaimana biologi, harga diri, dan masa kecil ikut berperan, sampai strategi konkret dari para ahli, termasuk pandangan James Clear dan Bhante Gunaratana, untuk akhirnya berhenti berlari dari hidup kita sendiri.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Setelah menelusuri seluruh isi buku ini, kita membawa pulang pemahaman yang utuh tentang prokrastinasi. Kita belajar bahwa menunda bukanlah kemalasan, melainkan strategi pelarian dari rasa takut, baik takut kehilangan cinta, takut tidak sempurna, maupun takut kehilangan kebebasan. Kita juga memahami bahwa kecenderungan menunda setiap orang berbeda, dibentuk oleh biologi seperti kecemasan dan ADHD, kesehatan harga diri, pola asuh keluarga, hingga posisi budaya seseorang di tengah masyarakat.
Yang terpenting, kita mempelajari jalan keluarnya: menerima tiga kenyataan hidup yang tidak bisa diubah, yaitu emosi yang datang tanpa izin, ketidaksempurnaan diri, dan keterbatasan waktu, lalu meresponsnya dengan perilaku yang sepenuhnya bisa kita kendalikan. Mulai dari meredakan ketakutan lewat mindfulness dan olahraga, menggeser fokus dari kesempurnaan menuju pertumbuhan lewat tujuan yang realistis, bertahap, dan teramati, sampai mengelola waktu dengan jujur, memanfaatkan potongan waktu kecil, dan memprioritaskan apa yang benar-benar memperkaya hidup.
Sisanya untuk member
10 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



