
Inspirasi & Pengembangan Diri
The Absolutely True Diary of a Part-Time Indian
Kisah Remaja Indian yang Terpecah di Antara Dua Dunia
Sherman Alexie
Arnold Spirit Junior, remaja Indian Spokane, berjuang melawan rasisme, kemiskinan, dan tragedi demi mengejar mimpi di sekolah kulit putih. Kisah menyentuh tentang harapan, persahabatan, dan pencarian tempat pulang.
- Waktu baca
- 34 menit
- Bagian
- 13
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Bayangkan kamu seorang remaja empat belas tahun yang terpecah di antara dua dunia. Di rumah, di reservasi Indian Spokane, kamu adalah Junior—anak yang dianggap pengkhianat oleh sukunya sendiri karena berani bermimpi tentang kehidupan yang lebih baik. Tapi di sekolah barumu yang berjarak dua puluh dua mil, kamu adalah Arnold—satu-satunya Indian di antara ratusan murid kulit putih kaya raya, tempat kamu bahkan lebih mudah dijumpai sebagai maskot sekolah daripada sebagai teman sekelas. Itulah dilema yang dijalani Arnold Spirit Junior dalam novel semi-otobiografi karya Sherman Alexie yang berlatar tahun 2006 ini.
Buku ini membawa kita menyelami perjuangan Junior melawan rasisme yang nyata maupun yang terselubung, kesepian di dunia barunya, kemiskinan yang menggerogoti keluarganya, serta tragedi-tragedi beruntun yang dibayangkan alkoholisme. Tapi jangan salah sangka dulu—di tengah kepahitannya, ini adalah kisah tentang harapan. Tentang mimpi yang berani dikejar, persahabatan yang bertahan melupakan luka, dan pencarian akan tempat untuk pulang.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Dari perjalanan satu tahun Junior yang penuh gejolak, kita belajar banyak hal yang bisa dibawa pulang. Pertama, bahwa harapan itu bukan barang passif yang jatuh dari langit—ia harus dicari, dirawat, bahkan "dikalikan" dengan harapan orang lain. Keputusan Junior meninggalkan reservasi bukanlah pengkhianatan, melainkan tindakan menyelamatkan diri dari lingkungan yang hanya mengajarkan cara menyerah. Kedua, kita melihat betapa dalamnya jebakan kemiskinan: ia tidak otomatis membuat orang kuat, ia hanya "mengajarkan cara menjadi miskin" melalui lingkaran keyakinan yang terus berputar—miskin karena bodoh, bodoh karena Indian, dan Indian berarti selamanya miskin. Memutus lingkaran itu membutuhkan keberanian yang luar biasa.
Kita juga belajar tentang identitas: bahwa manusia tidak pernah hanya satu hal. Junior merasa terbelah antara dua dunia, sampai akhirnya ia menyadari bahwa dirinya adalah anggota banyak "suku" sekaligus—dan bahwa hanya ada dua suku yang sesungguhnya penting: orang-orang yang menyebalkan dan orang-orang yang tidak menyebalkan. Terakhir, buku ini menunjukkan kekuatan kata dan ekspektasi: satu kalimat sederhana "kamu bisa melakukannya" mampu mengubah pemain paling payah menjadi penembak terbaik, dan kejujuran—meski menyakitkan dan mempermalukan—membuka pintu bagi kebaikan yang tak terduga dari orang-orang di sekitar kita.
Sisanya untuk member
11 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



