Sampul The Book

Inspirasi & Pengembangan Diri

The Book

Membongkar Ilusi Ego dan Menemukan Harmoni dengan Alam Semesta

Alan Watts

Alan Watts membongkar ilusi ego yang membuat kita merasa terpisah dari alam semesta. Temukan bagaimana melepaskan cengkeraman ego membuka pintu menuju harmoni sejati.

Waktu baca
10 menit
Bagian
9
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Pernahkah kamu merasa seolah-olah hidup ini adalah sebuah pertarungan yang kesepian, di mana kamu harus terus bersaing dengan dunia luar untuk membuktikan dirimu sendiri? Banyak dari kita, terutama di budaya Barat, memeluk keyakinan bahwa kita adalah entitas yang sepenuhnya terpisah satu sama lain dan dari alam sekitar. Namun, dalam karyanya yang memikat, Alan Watts membongkar premis tersebut dan menyebutnya sebagai sebuah ilusi belaka, atau ilusi ego. Dia mengajak kita melihat lebih dalam menggunakan kacamata filsafat Vedanta, yang menyiratkan bahwa sebenarnya kita semua hanyalah manifestasi dari satu Kehendak Kosmis yang membentuk segala hal di alam semesta ini.

Melalui sudut pandang yang sangat menyegarkan ini, Watts berargumen bahwa rasa terasingkan yang kita rasakan adalah akar dari berbagai masalah pelik kemanusiaan, mulai dari konflik tanpa akhir dengan sesama manusia, kerusakan lingkungan, hingga rasa tidak pernah puas dengan masa kini dan ketakutan menghadapi kematian. Jika kita berani melepaskan cengkeraman ego yang selama ini memenjarakan kita, pintu menuju harmoni sejati dengan alam semesta akan terbuka lebar.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

"Dari perjalanan panjang kita menyelami pemikiran Alan Watts ini, pembelajaran paling utama adalah menyadari bahwa rasa terpisah yang selama ini kita rasakan sebenarnya adalah sebuah ilusi yang kita ciptakan sendiri. Kita belajar bahwa bahasa, sains reduksionis, dan tuntutan sosial turut andil dalam memenjarakan kita ke dalam konsep ego yang sempit. Ilusi ini tidak hanya membuat kita selalu merasa kurang puas dengan kehidupan saat ini, tetapi juga mendorong kita untuk merusak alam dan berkonflik dengan sesama, serta membuat kita sangat ketakutan akan kematian.

Lebih jauh dari itu, kita mendapatkan wawasan bahwa pembebasan dari penderitaan ini tidak datang dari mengejar kesempurnaan spiritual atau mematuhi dogma yang kaku. Justru, pembebasan datang ketika kita berhenti memaksakan kehendak, meningkatkan kesadaran diri saat ego bermanifestasi, dan mulai melakukan hal-hal sederhana demi kegembiraan murni tanpa tujuan praktis. Pada akhirnya, kita diajak untuk merayakan hidup sebagai bagian tak terpisahkan dari tarian kosmis yang abadi."

Sisanya untuk member

7 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Inspirasi & Pengembangan Diri