
Inspirasi & Pengembangan Diri
The Upside of Irrationality
Mengapa Ketidakrasionalan Justru Membuat Hidup Lebih Bermakna
Dan Ariely
Buku ini mengungkap sisi terang dari keputusan tidak rasional kita. Dan Ariely menunjukkan bagaimana dorongan emosional yang dianggap kelemahan justru menjadi sumber empati, makna, dan kemanusiaan kita.
- Waktu baca
- 7 menit
- Bagian
- 8
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu sadari bahwa kita sering sekali membuat keputusan yang tidak rasional? Nah, buku ini membalikkan sudut pandang kita selama ini. Para ilmuwan behavioral selama ini berpikir bahwa emosi adalah penyebab kesalahan, sesuatu yang harus diperbaiki. Tapi tahukah kamu bahwa justru dorongan emosional itulah yang membuat kita peduli dan mau berbuat baik? Ketika logika dipaksakan, rasa empati kita malah menguap. Karya ini mengajak kita melihat sisi terang dari kekurangan manusiawi kita—bagaimana kecenderungan yang dianggap tidak rasional justru menunjukkan apa yang sebenarnya kita butuhkan untuk hidup bermakna.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Setelah menyelami buku ini, kamu akan memahami bahwa kecenderungan tidak rasional yang kita miliki bukanlah sekadar kesalahan yang harus diperbaiki, melainkan jendela menuju kebutuhan manusiawi yang paling mendasar. Kamu akan belajar mengapa imbalan finansial yang besar tidak selamanya menghasilkan karya terbaik, dan bagaimana rasa bermakna menjadi penggerak utama yang sebenarnya. Selain itu, kamu akan menemukan mengapa mencintai karya sendiri, menegakkan keadilan, dan merespons cerita individu adalah wujud asli dari empati manusia. Pada akhirnya, kamu akan membawa pulang strategi praktis untuk mengelola adaptasi emosi, mengendalikan dorongan sesaat sebelum berubah menjadi kebiasaan, dan keberanian untuk selalu menguji asumsi alih-alih sekadar mempercayai intuisi.
Sisanya untuk member
6 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



