
Sains & Teknologi
21 Lessons for the 21st Century
Menghadapi Tantangan Global Abad Ke-21: Otomatisasi, Algoritma, dan Masa Depan Kemanusiaan
Yuval Noah Harari
Dari otomatisasi yang mengancam pekerjaan hingga algoritma yang mengikis insting, Harari memandu kita memahami realitas dunia modern yang penuh ketidakpastian dan membentuk masa depan sebelum terlambat.
- Waktu baca
- 12 menit
- Bagian
- 10
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Bayangkan kamu sedang duduk santai, lalu seseorang bertanya: apa tantangan terbesar yang akan kita hadapi beberapa dekade ke depan? Abad ke-21 membawa perubahan yang sangat masif, jauh berbeda dari apa pun yang pernah dialami manusia sebelumnya. Globalisasi dan inovasi teknologi sedang mengubah struktur masyarakat di seluruh dunia dengan kecepatan yang membuat pusing. Jika kita tidak mulai memahami realitas ini dan ikut serta membentuk masa depan, kita bisa saja menghadapi dunia di mana jutaan pekerja kehilangan relevansi karena otomatisasi, dan manusia perlahan kehilangan kemampuan untuk mengambil keputusan sendiri. Buku ini mengajak kita untuk berhenti sejenak, melihat sekeliling, dan memahami peta jalan dunia modern yang penuh ketidakpastian ini.
Dalam perjalanan kali ini, kita akan membongkar bagaimana algoritma di balik rekomendasi film atau belanja online tanpa sadar sedang melatih kita untuk tidak mempercayai insting sendiri. Kita juga akan membahas mengapa agama tampaknya kesulitan menjawab tantangan abad ini, dan bagaimana otomatisasi mengancam pekerjaan di hampir semua industri. Ini bukan sekadar teori, melainkan cermin realitas yang perlu kita hadapi bersama.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Setelah menyelami buku ini, kamu akan memahami betapa rapuhnya narasi lama yang selama ini kita percayai, mulai dari kejatuhan liberalisme hingga ketidakmampuan nasionalisme dan agama dalam menjawab tantangan global. Kamu akan menyadari bahwa revolusi teknologi bukan sekadar mengancam pekerjaan, tetapi juga kemerdekaan manusia dan kesetaraan sosial, di mana algoritma perlahan mengambil alih keputusan hidup kita. Lebih dari itu, buku ini mengajarkan kita untuk lebih kritis terhadap informasi, rendah hati terhadap budaya sendiri, dan menyadari bahwa keadilan di dunia modern jauh lebih kompleks daripada sekadar benar dan salah. Pada akhirnya, kamu diajak untuk merombak cara kita mengedukasi generasi berikutnya dan menemukan makna hidup dengan terlebih dahulu memahami dekorasi pikiran sendiri, sebelum algoritma melakukannya untukmu.
Sisanya untuk member
8 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



