
Sains & Teknologi
Amusing Ourselves to Death
Peringatan Klasik Tentang Bahaya Hiburan yang Mengancam Cara Berpikir Kita
Neil Postman
Neil Postman memperingatkan bagaimana televisi dan hiburan mengubah cara kita berpikir, berbicara, dan hidup. Sebuah analisis tajam yang makin relevan di era media sosial dan streaming.
- Waktu baca
- 3 menit
- Bagian
- 6
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Bayangkan ini: sekitar tiga puluh lima tahun lalu, jauh sebelum media sosial merajalela, seorang pemikir bernama Neil Postman sudah menabuh genderang peringatan. Dia bilang, televisi itu bukan sekadar kotak ajaib di ruang tamu, melainkan mesin raksasa yang diam-diam mengubah cara kita berpikir, berbicara, dan menjalani hidup.
Postman khawatir, kita begitu keranjingan hiburan sampai-sampai lupa mana yang benar-benar penting. Hal yang lebih mengerikan lagi? Kita bahkan tidak peduli, selama masih terhibur. Di era sekarang, saat ponsel pintar, media sosial, dan layanan streaming menjadi teman setia, peringatan Postman terasa makin nyata dan mencekam.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Dari perjalanan panjang buku ini, kita belajar bahwa medium komunikasi bukanlah sekadar alat netral. Cara kita menyampaikan pesan turut menentukan isi pesan itu sendiri. Televisi—dan kini media digital—telah menggiring kita untuk menilai segala sesuatu dari sisi hiburan semata. Akibatnya, diskursus publik kita menjadi dangkal, terpecah-pecah, dan kehilangan kedalaman.
Namun, inti pembelajaran yang paling penting bukanlah untuk membuang semua teknologi atau berhenti menonton. Melainkan untuk kembali membangun kesadaran kritis. Dengan bertanya, mengamati, dan memahami cara media bekerja, kita bisa merebut kembali kendali atas pikiran kita. Hanya dengan begitu kita tidak sekadar menjadi penonton pasif dalam drama hiburan tanpa akhir.
Sisanya untuk member
4 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



