
Karier & Bisnis
Bold
Cara Menjadi Inovator Eksponensial di Era Teknologi yang Terus Berkembang
Peter H. Diamandis dan Steven Kotler
Temukan cara berpikir dan strategi untuk menjadi inovator eksponensial di era teknologi yang bergerak cepat, agar ide brilianmu tidak hanya bertahan tetapi juga mendominasi pasar.
- Waktu baca
- 14 menit
- Bagian
- 7
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Bayangkan kamu punya ide brilian, sesuatu yang benar-benar bisa mengubah dunia. Tapi kemudian kenyataan menampar: ide hebat saja tidak cukup di era sekarang. Buku Bold karya Peter H. Diamandis dan Steven Kotler membuka mata kita pada satu kebenaran yang sedikit menakutkan sekaligus membebaskan: teknologi telah membuat produk dan industri berkembang dengan kecepatan eksponensial, sehingga cara lama berinovasi dan bersaing sudah usang total. Selama puluhan tahun terakhir, teknologi mengubah total cara hidup kita, dan tentu saja cara bisnis bekerja.
Inti pesannya sederhana namun menggigit: begitu ide atau produkmu tersedia di internet, siapa pun di mana pun bisa mengaksesnya, menyalinnya, dan membuat versi yang lebih baik. Tidak ada inovasi yang aman dari persaingan. Satu-satunya jalan untuk sukses adalah menyesuaikan pola pikir dan strategi agar selalu berada di depan kurva eksponensial. Buku ini memandu kita menjadi inovator eksponensial, membangun kredibilitas lewat jaringan tertutup, hingga mencapai kesuksesan skala besar lewat jaringan terbuka para investor.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Dari perjalanan panjang kita menelusuri buku Bold, ada benang merah yang sangat kuat: kesuksesan di era digital bukanlah hasil keberuntungan, melainkan kombinasi antara pola pikir yang tepat dan strategi yang terstruktur. Kita belajar bahwa inovasi di era internet tidak akan pernah aman dari persaingan, sehingga satu-satunya pilihan adalah terus berinovasi dan mengalahkan diri sendiri sebelum orang lain melakukannya. Untuk itu, kita perlu membangun tiga kekuatan psikologis, yaitu berpikir tidak konvensional dan otonom, nyaman dengan risiko dan kegagalan, serta mengetahui tujuan hidup kita, lalu menopangnya dengan empat kebiasaan inovator: tujuan besar yang jauh menjangkau, tujuan mikro pembangun kredibilitas, lingkungan kerja yang terkontrol, dan eksperimen tanpa henti.
Selanjutnya, kita memahami bahwa tidak ada inovator yang sukses sendirian. Kesuksesan dibangun di atas dua jenis jaringan: jaringan tertutup berupa orang-orang terdekat yang memberi umpan balik, koneksi, dan sumber daya untuk mencapai tujuan mikro, lalu jaringan terbuka berupa masyarakat luas dan investor yang mendanai panggung besar inovasimu. Menariknya, kita juga belajar bahwa tidak ada satu jalur tunggal menuju puncak. Peter Thiel, Keith Ferrazzi, Jason Fried, hingga Donald Miller menawarkan perspektif alternatif yang memperkaya pemahaman kita, dari pendanaan tanpa investor hingga seni bercerita tujuh langkah. Pada akhirnya, inovator sejati adalah pembelajar sejati yang tahu kapan harus berpegang pada prinsip dan kapan harus beradaptasi.
Sisanya untuk member
5 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



