
Karier & Bisnis
Bringing Out the Best in People
Mengungkap Rahasia Manajemen Perilaku untuk Memotivasi Karyawan dan Meningkatkan Kinerja
Aubrey C. Daniels
Temukan pendekatan berbasis sains untuk menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi karyawan agar memberikan yang terbaik, bukan sekadar kewajiban.
- Waktu baca
- 10 menit
- Bagian
- 7
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Bayangkan kamu seorang pemimpin yang sudah mencoba segala cara untuk memotivasi tim kamu, mulai dari rapat panjang, memo berlapis, sampai ancaman sanksi, tapi kinerja mereka tetap saja stagnan. Nah, di sinilah buku Bringing Out the Best in People karya Aubrey C. Daniels masuk dan mengguncang cara pandang kita tentang manajemen. Daniels berani menyatakan bahwa metode manajemen tradisional sering kali gagal memotivasi karyawan secara konsisten, dan masalahnya biasanya bukan pada orangnya, melainkan pada lingkungan kerja yang mengelilingi mereka.
Dengan berpijak pada analisis perilaku, sebuah cabang ilmu yang mempelajari bagaimana tindakan manusia dipengaruhi oleh lingkungannya, Daniels menawarkan pendekatan berbasis sains yang terbukti mampu membuat karyawan memberikan lebih dari sekadar kewajiban mereka. Hasilnya? Bisnis yang lebih sukses dan tim yang jauh lebih terlibat. Di panduan ini, kita akan membongkar strategi manajemen yang ternyata tidak efektif, lalu menyelami pendekatan lima langkah Daniels untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Dari keseluruhan pembahasan ini, ada benang merah yang sangat kuat: masalah kinerja karyawan hampir selalu berakar pada lingkungan kerja, bukan pada karakter orangnya. Kamu belajar bahwa dua pendekatan manajemen paling populer, yaitu mengandalkan nalar awam dan mengandalkan instruksi berulang tanpa konsekuensi yang tepat, ternyata tidak bisa diandalkan karena tidak berpijak pada pemahaman ilmiah tentang perilaku manusia. Sebagai gantinya, metode analisis perilaku dari Daniels memberi kita kerangka lima langkah yang sistematis dan terukur, mulai dari mengidentifikasi perilaku spesifik yang ingin diubah, mengumpulkan data dasar yang jujur, memberikan umpan balik dan target kecil yang realistis, memanfaatkan konsekuensi terutama penguatan positif, hingga meninjau hasil dan terus menyempurnakannya.
Inti dari semuanya adalah konsep usaha diskresioner, yaitu kesediaan karyawan untuk melampaui kewajiban dasar mereka. Kualitas ini hanya bisa tumbuh melalui penguatan positif yang dipersonalisasi, konsisten, cepat, dan dibangun di atas kepercayaan yang tulus. Sementara penguatan negatif mungkin memberi hasil instan, ia hanya melahirkan kepatuhan minimal, rasa takut, dan lingkungan kerja yang menyakitkan. Pada akhirnya, memimpin dengan sains berarti memperlakukan manusia bukan sebagai masalah yang harus diperbaiki, melainkan sebagai potensi yang harus dirawat lingkungannya.
Sisanya untuk member
5 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



