
Karier & Bisnis
CEO Excellence
Enam Pola Pikir CEO Terbaik Dunia untuk Memimpin Perusahaan Raksasa
Carolyn Dewar, Scott Keller, Vikram Malhotra
Berdasarkan wawancara dengan 67 CEO paling sukses di dunia, buku ini membongkar enam pola pikir kunci yang membuat para pemimpin puncak mampu menjalankan operasional, mengelola manusia, dan menjaga diri di tengah tekanan luar biasa.
- Waktu baca
- 11 menit
- Bagian
- 9
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu bertanya-tanya, apa sih sebenarnya yang membuat para CEO terbaik dunia bisa begitu sukses memimpin perusahaan raksasa? Apakah mereka punya rumus rahasia, bakat bawaan, atau sekadar beruntung? Pertanyaan inilah yang coba dijawab oleh Carolyn Dewar, Scott Keller, dan Vikram Malhotra dalam buku CEO Excellence. Mereka mewawancarai 67 CEO paling sukses di dunia, menggali langsung dari sumbernya, dan merangkum temuan mereka menjadi panduan yang sangat berharga. Hasilnya bukan sekadar teori, melainkan peta jalan nyata untuk meniru pola pikir dan praktik para pemimpin bisnis terbaik di planet ini.
Yang menarik, buku ini tidak menggambarkan CEO sebagai sosok super yang bekerja sendirian. Justru sebaliknya, kunci utamanya terletak pada kemampuan menyeimbangkan enam pola pikir penting. Panduan ini merangkumnya menjadi tiga area besar: menjalankan operasional perusahaan, berurusan dengan manusia (dari dewan direksi sampai pelanggan), dan menjaga diri sendiri di tengah tanggung jawab yang luar biasa besar. Jadi, siap-siap saja, karena obrolan kita kali ini akan membongkar satu per satu rahasia di balik layar para pemimpin puncak ini.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Dari seluruh perjalanan ini, satu hal yang paling jelas adalah bahwa CEO hebat bukanlah sosok tunggal yang serba bisa sendirian. Mereka adalah penyeimbang ulung. Mereka berani mengambil langkah besar, namun tetap disiplin mengelola risiko. Mereka fokus pada hasil, tapi tidak melupakan bahwa hasil itu dicapai lewat manusia. Mereka menciptakan visi yang menginspirasi, lalu memastikan budaya perusahaan benar-benar menghidupkan visi itu setiap hari. Dan yang paling penting, mereka sadar bahwa untuk memimpin orang lain dengan baik, mereka harus terlebih dahulu menjaga diri mereka sendiri.
Pelajaran intinya bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang menjadi sadar. Sadar bahwa setiap keputusan besar punya konsekuensi, bahwa setiap orang dalam organisasi adalah pemangku kepentingan yang berharga, dan bahwa identitasmu sebagai manusia jauh lebih luas daripada jabatanmu. Dengan menyeimbangkan keberanian dan kehati-hatian, visi dan eksekusi, kerja dan istirahat, kamu tidak hanya menjadi CEO yang lebih baik, tetapi juga pemimpin yang lebih utuh sebagai manusia.
Sisanya untuk member
7 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



