Sampul Driven to Distraction

Kesehatan & Pikiran

Driven to Distraction

Memahami dan Mengelola ADD dari Sudut Pandang yang Berbeda

Edward M. Hallowell dan John J. Ratey

Dua psikiater yang juga hidup dengan ADD membongkar misteri gangguan perhatian, mengubah cara kita melihatnya dari kutukan menjadi anugerah yang bisa dikelola.

Waktu baca
9 menit
Bagian
10
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Pernah merasa otakmu seperti radio yang tidak bisa diam di satu frekuensi? Atau mungkin kamu mengenal seseorang yang selalu kehilangan kunci, melompat dari satu ide ke ide lain, tapi justru brilian saat mengerjakan hal yang ia cintai? Buku "Driven to Distraction" hadir untuk membongkar misteri di balik Attention Deficit Disorder (ADD), sebuah kondisi yang sering disalahpahami sebagai sekadar "malas" atau "tidak fokus".

Ditulis oleh dua psikiater yang juga mengalaminya sendiri, buku ini bukan sekadar teori medis yang kering. Ini adalah peta perjalanan yang hangat dan manusiawi untuk memahami bagaimana otak dengan ADD bekerja, mengapa ia bisa terasa seperti kutukan sekaligus anugerah, dan bagaimana kita bisa mengelolanya. Siapkan dirimu untuk melihat "gangguan perhatian" dari sudut pandang yang sama sekali baru: bukan sebagai kekurangan, tapi sebagai cara berpikir yang berbeda.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

Dari keseluruhan buku ini, pelajaran terbesarnya adalah perubahan paradigma: ADD bukanlah penyakit yang harus disembuhkan, melainkan kondisi neurologis yang harus dikelola. Kuncinya terletak pada pemahaman diri yang mendalam—mengenali gejala utama seperti kesulitan fokus dan hiperaktivitas, serta gejala sekunder seperti rendahnya harga diri yang muncul dari hidup di dunia yang tidak memahamimu.

Dengan diagnosis yang tepat, edukasi, penerapan struktur, dukungan terapi dan pelatih, serta kemungkinan pengobatan, seseorang dengan ADD tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang. Lebih dari itu, kita belajar bahwa sifat-sifat yang sering dianggap sebagai kelemahan—seperti impulsivitas dan pola pikir yang kacau—juga bisa menjadi sumber kreativitas, spontanitas, dan kekuatan yang luar biasa. Tujuannya bukan untuk "memperbaiki" otakmu, tetapi untuk membangun lingkungan dan strategi yang memungkinkan otakmu bekerja dengan cara terbaiknya.

Sisanya untuk member

8 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Kesehatan & Pikiran