
Sains & Teknologi
Foolproof
Vaksin Psikologis Melawan Misinformasi di Era Digital
Sander van der Linden
Temukan cara kerja misinformasi bagai virus dan pelajari teknik prebunking untuk membangun kekebalan kognitif terhadap berita palsu.
- Waktu baca
- 9 menit
- Bagian
- 8
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa berita palsu bisa menyebar secepat kilat dan membuat orang percaya begitu saja? Dalam buku ini, kita akan menyelami sebuah gagasan segar: misinformasi itu pada dasarnya bekerja layaknya virus. Ia menginfeksi pikiran kita, memanfaatkan celah dalam sistem imun kognitif, lalu menular dari satu orang ke orang lain melalui jejaring sosial. Pendekatannya bukan sekadar memberantas hoaks setelah ia berkembang, melainkan melindungi diri sejak awal. Kita akan membongkar mengapa fact-checking tradisional sering kali gagal, dan bagaimana teknik 'prebunking' bisa menjadi vaksin psikologis yang membuat kebal terhadap manipulasi informasi di era digital yang serba overloads ini.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Setelah menyelami gagasan dalam buku ini, kamu akan memandang misinformasi bukan lagi sekadar berita palsu yang menjengkelkan, melainkan sebagai ancaman biologis yang menyerupai virus. Kamu akan memahami bahwa kerentanan terhadap hoaks bukan soal kecerdasan, melainkan jebakan dari jalan pintas kognitif, emosi, dan dorongan sosial yang melekat pada otak manusia. Lebih penting lagi, kamu kini memiliki kerangka pemikiran baru untuk melindungi diri: teknik prebunking dan inokulasi psikologis. Alih-alih berlomba memberantas hoaks setelah ia menyebar, kamu belajar bahwa pencegahan adalah kunci utama. Kamu juga diajak untuk melihat gambaran besar tentang bagaimana kekebalan kelompok dapat dicapai melalui edukasi yang konsisten dan kolaborasi di seluruh lapisan masyarakat.
Sisanya untuk member
6 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



