
Sains & Teknologi
Hidden Figures
Kisah Perempuan Kulit Hitam Jenius di Balik Sukses NASA
Margot Lee Shetterly
Di balik setiap misi luar angkasa Amerika, ada perhitungan dari perempuan kulit hitam yang namanya sengaja dihapus dari sejarah. Inilah kisah Dorothy Vaughan, Mary Jackson, dan Katherine Johnson yang mengubah nasib bangsa meski dunia menolak melihat mereka.
- Waktu baca
- 21 menit
- Bagian
- 12
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
"Coba bayangkan sejenak: saat Amerika Serikat sedang berlomba meluncurkan manusia ke orbit dan akhirnya mendarat di Bulan, di balik layar ada sekelompok wanita kulit hitam yang menghitung setiap angka, setiap lintasan, setiap detik perjalanan para astronot. Namun namanya tidak pernah disebut, foto mereka tidak pernah muncul di berita, dan mereka bahkan harus menggunakan toilet yang terpisah dari kolega kulit putihnya. Menarik, bukan? Buku Hidden Figures mengajak kita membongkar kisah tersembunyi ini selama lebih dari dua puluh lima tahun, dari masa Perang Dunia Kedua hingga pendaratan Apollo 11 pada tahun 1969.\n\nDi episode kali ini, kita akan duduk bersama dan menyimak perjalanan Dorothy Vaughan, Mary Jackson, dan Katherine Johnson, tiga matematikawan brilian yang harus melawan dua diskriminasi sekaligus, yakni rasisme dan seksisme, di jantung wilayah segregasi Amerika Serikat bagian selatan. Kisah ini bukan sekadar cerita tentang angka dan roket, melainkan tentang martabat, keberanian sehari-hari, dan bagaimana seseorang bisa membentuk takdir sebuah bangsa meski dunia menolak melihatnya."
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
"Dari kisah para wanita West Computing, kita belajar bahwa peluang sering kali lahir dari krisis: Perang Dunia Kedua dan Perang Dingin memaksa Amerika membuka pintu yang selama ini tertutup rapat bagi kaum kulit hitam dan wanita. Kita juga melihat pentingnya spesialisasi keahlian, karena para wanita yang berhasil naik kelas adalah mereka yang keluar dari zona nyaman dan mendalami proyek tertentu, seperti Katherine dengan lintasan orbital dan Dorothy dengan pemrograman FORTRAN.\n\nLebih dari itu, buku ini mengajarkan bahwa perubahan besar sering dimulai dari tindakan kecil yang penuh martabat, seperti Miriam Mann mencabut tanda diskriminatif di kantin, dan bahwa keberhasilan memiliki tanggung jawab sosial, sebagaimana Mary Jackson yang membidani karier generasi berikutnya. Terakhir, kita menyadari bahwa sejarah selalu punya sisi tersembunyi: di balik setiap pencapaian besar, ada banyak tangan yang jarang disebut namanya, dan tugas kita adalah melihat serta menghargai mereka."
Sisanya untuk member
10 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



