
Hubungan & Keluarga
How to Not Die Alone
Seni Ilmiah Memilih Pasangan Hidup dan Membangun Hubungan yang Bertahan Lama
Logan Ury
Behavioral scientist dari Hinge membedah pola pikir dan kebiasaan yang membuat kita gagal menemukan cinta, lalu menawarkan strategi berbasis sains untuk mengambil keputusan cinta yang lebih tepat.
- Waktu baca
- 12 menit
- Bagian
- 9
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu merasa seperti terus berputar di lingkaran kencan yang sama, bertemu orang yang salah, atau bingung kenapa hubungan yang kamu impikan tidak pernah datang? Kalau iya, buku ini mungkin jawaban yang selama ini kamu cari. How to Not Die Alone bukan sekadar buku panduan kencan biasa. Buku ini membedah dengan cerdas, berbasis sains perilaku, mengapa kita sering kali menjadi musuh terbesar bagi diri sendiri dalam urusan menemukan cinta sejati.
Bayangkan kita sedang duduk santai, dan saya mulai bercerita tentang seorang ilmuwan perilaku bernama Logan Ury yang bekerja di aplikasi kencan Hinge. Ia melihat dari dekat bagaimana ribuan orang membuat keputusan yang salah dalam percintaan, bukan karena mereka tidak beruntung, tetapi karena pola pikir dan kebiasaan mereka sendiri yang menjebak. Buku ini akan membimbingmu untuk memahami dirimu sendiri terlebih dahulu, lalu mencari pasangan yang tepat, dan akhirnya membangun hubungan yang bahagia serta bertahan lama.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Jadi, apa inti dari semua perjalanan ini? Pelajaran terbesarnya adalah bahwa menemukan dan mempertahankan cinta bukanlah tentang keberuntungan buta atau takdir, melainkan tentang pengambilan keputusan yang sadar dan disengaja. Kita harus berhenti menjadi penonton pasif dalam kisah cinta kita sendiri. Dengan memahami pola-pola yang menjebak kita, baik sebagai Optimizer, Fairytale Chaser, ataupun Delayer, kita sudah mengambil langkah pertama yang paling penting menuju perubahan.
Selanjutnya, kita belajar bahwa kualitas yang membuat hubungan bertahan lama seringkali bukanlah hal-hal yang memukau di awal. Kebaikan hati, ketenangan dalam menghadapi stres, dan kemauan untuk berjuang melewati masa sulit adalah fondasi yang jauh lebih kokoh daripada sekadar pesona fisik atau gairah sesaat. Dan ketika kita menemukan pasangan yang tepat, pekerjaan belum selesai—justru baru dimulai. Membangun hubungan yang bahagia membutuhkan niat, komunikasi, dan kemauan untuk terus bertumbuh bersama, bukan sekadar mengikuti arus. Intinya, kita semua memiliki kekuatan untuk merancang kehidupan cinta yang kita inginkan, asalkan kita berani untuk jujur pada diri sendiri dan bertindak dengan penuh kesadaran.
Sisanya untuk member
7 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



