Sampul Nexus

Sains & Teknologi

Nexus

Bagaimana Jaringan Informasi Membentuk Peradaban dan Ancaman AI yang Mengintai

Yuval Noah Harari

Harari mengupas peran informasi dalam sejarah manusia dan bahaya AI yang diam-diam menguasai narasi, demokrasi, dan kebenaran. Sebuah panduan bertahan di era algoritma.

Waktu baca
10 menit
Bagian
8
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Pernah membayangkan ancaman kecerdasan buatan atau AI sebagai robot pembunuh yang mengamuk layaknya film fiksi ilmiah? Yuval Noah Harari membongkar asumsi tersebut dan mengungkap ancaman yang jauh lebih halus namun sangat menghantui kita saat ini. Ancaman sesungguhnya bukanlah tubuh logam bersenjata, melainkan kekuatan AI yang diam-diam merebut kendali atas narasi kehidupan kita. Bayangkan, mesin kini mulai menentukan cerita apa yang kita baca, berita apa yang membuat kita marah, hingga kepercayaan apa yang membentuk masyarakat. Buku ini memetakan dengan sangat jelas bagaimana jaringan informasi yang dikuasai AI berpotensi merusak demokrasi, memecah belah masyarakat, dan mengikis pegangan kita pada kebenaran. Namun, di tengah peringatan tegas tersebut, tersimpan secercah harapan dan strategi praktis untuk mempertahankan kemanusiaan kita di era yang sepenuhnya didominasi oleh algoritma. Ini adalah panduan survival yang sangat dibutuhkan, baik untuk para penggiat teknologi maupun warga biasa yang berusaha memahami dunia yang berubah dengan kecepatan kilat.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

"Setelah menyelami isi buku ini, kita diajak untuk membuka mata terhadap realitas bahwa informasi bukanlah sekadar data mentah, melainkan perekat sosial yang membentuk peradaban. Kita belajar bahwa sejarah manusia selalu diwarnai oleh dilema antara mengejar kebenaran objektif dan menjaga ketertiban sosial, dan setiap kemunculan teknologi informasi baru selalu membawa risiko penyebaran kebohongan yang sama cepatnya dengan penyebaran ilmu pengetahuan. Lebih jauh lagi, kita memahami bahwa kekuasaan untuk menentukan narasi masyarakat telah bergeser dari tangan manusia ke algoritma yang dioptimalkan demi keuntungan, bukan demi kebenaran. Pesan utamanya sangat jelas: kita tidak boleh pasif. Kita harus membangun kesadaran kritis, mendukung regulasi yang membatasi kekuasaan raksasa teknologi, dan menciptakan institusi pengawak yang memastikan kecerdasan buatan tetap berada di bawah kendali nilai-nilai kemanusiaan kita."

Sisanya untuk member

6 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Sains & Teknologi