
Kesehatan & Pikiran
No Self, No Problem
Menyingkap Ilusi Diri melalui Neurosains dan Kebijaksanaan Timur
Chris Niebauer
Neurosaintis Chris Niebauer memadukan temuan otak dengan ajaran Buddhisme, Taoisme, dan Hindu untuk menunjukkan bahwa 'diri' yang kita yakini hanyalah konstruksi otak kiri—dan bagaimana menyadari hal ini dapat membebaskan kita dari penderitaan.
- Waktu baca
- 4 menit
- Bagian
- 7
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu merasa bahwa orang yang bangun pagi ini, memilih kopi, lalu menjalani hari adalah 'kamu' yang sama dari waktu ke waktu? Perasaan itu terasa sangat nyata. Namun, Chris Niebauer, seorang neurosaintis, justru mengatakan bahwa semua anggapan itu keliru. Dalam No Self, No Problem, ia mengajak kita menelusuri cara otak menciptakan ilusi diri melalui kisah-kisah yang dirangkai otak kiri.
Buku ini memadukan temuan neurosains dengan ajaran Buddhisme, Taoisme, dan Hindu yang telah berusia ribuan tahun. Hasilnya adalah undangan untuk melihat pikiran dan penilaian kita dari jarak yang lebih longgar, agar kita tidak mudah terjebak dalam penderitaan yang sebenarnya bisa dilepaskan.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Secara keseluruhan, buku ini mengajak kita memahami bahwa rasa memiliki diri yang tetap adalah efek samping dari otak kiri yang pandai merangkai cerita. Sains modern dan ajaran Timur bertemu dalam satu pesan: kamu tidak harus menjadi tawanan pikiran, label, dan penilaianmu. Dengan menyadari ilusi ini, kita dapat merespons hidup dengan lebih fleksibel dan tenang.
Kita juga diajak memilih jalan tengah: tetap menjalani hidup, merasakan suka-duka, tetapi tidak tenggelam dalam cerita kepala. Latihan memperhatikan pikiran, rasa syukur, dan kesadaran saat ini menjadi cara praktis untuk melonggarkan cengkeraman narasi diri yang sering membuat lelah.
Sisanya untuk member
5 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



