Sampul Sam Walton: Made in America

Karier & Bisnis

Sam Walton: Made in America

Kisah Seorang Legenda Ritel yang Membangun Kerajaan Wal-Mart dari Kota Kecil

Sam Walton

Autobiografi jujur dan penuh energi dari Sam Walton, pendiri Wal-Mart, yang mengungkap prinsip-prinsip di balik kebangkitan kerajaan ritel terbesar di dunia.

Waktu baca
27 menit
Bagian
11
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Bayangkan kamu sedang memegang tongkat estafet dari kisah seorang pria yang memulai semuanya dari satu toko serba ada di kota kecil berpenduduk tujuh ribu jiwa di Newport, Arkansas, pada tahun 1945. Dari titik nol yang tampak sepele itulah, Sam Walton membangun sebuah kerajaan ritel bernama Wal-Mart yang kini menjadi penjual eceran terbesar di planet ini, dengan penjualan melebihi 500 miliar dolar dan lebih dari dua belas ribu toko yang tersebar di seluruh dunia. Pertanyaannya, bagaimana mungkin semua itu bisa terwujud?

Buku berjudul Sam Walton: Made in America ini ditulis oleh Sam sendiri pada tahun-tahun terakhir hidupnya, di saat ia sedang berjuang melawan kanker. Hasilnya adalah sebuah otobiografi yang jujur, penuh energi, dan membara, yang menceritakan kembali kisah di balik kebangkitan Wal-Mart beserta prinsip-prinsip yang membawa Walton dan para rekannya menuju kesuksesan luar biasa. Di sini kita akan menemukan apa yang dilakukan Wal-Mart di masa-masa awalnya yang justru diabaikan oleh para pesaing besarnya, dan bagaimana Sam Walton mencuri ide-ide terbaik dari para pesaingnya, lalu menjalankannya dengan jauh lebih baik.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

Dari kisah hidup Sam Walton dan mesin Wal-Mart, ada benang merah yang bisa kita tarik ke dalam kehidupan profesional masing-masing. Pertama, bahwa pelanggan adalah utas emas yang menghubungkan segala keputusan bisnis. Misi menurunkan biaya hidup pelanggan menjadi kompas yang membuat setiap dolar terasa menyakitkan jika terbuang, dan membuat harga rendah bukan taktik musiman melainkan identitas perusahaan. Kedua, bahwa kota kecil dan pasar yang diremehkan bisa menyimpan peluang raksasa, asalkan kita berani melihat ke arah yang tidak ditonton orang lain dan mengeksekusinya dengan disiplin bertahun-tahun, kota demi kota, sampai jenuh sebelum melangkah lebih jauh.

Ketiga, pelajaran tentang manusia: sebut karyawan sebagai rekan, bagikan informasi dan keuntungan, beri otonomi penuh, dengarkan pengemudi truk dan penjaga pintu, dan pimpin dengan cara melayani. Keempat, pelajaran tentang diri sendiri: gairah bersaing yang sehat, optimisme yang tegar di tengah kekalahan, kehematan yang berakar pada empati kepada pelanggan, kerendahan hati untuk belajar dari siapa saja termasuk kompetitor, serta keberanian untuk tidak membawa diri terlalu serius, bersenandung sambil bekerja, bahkan menarikan hula di Wall Street demi menepati janji. Semuanya membentuk satu kesatuan: kesuksesan besar dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dijalankan dengan konsisten dan tulus.

Sisanya untuk member

9 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Karier & Bisnis