
Karier & Bisnis
TED Talks
Panduan Resmi TED untuk Berbicara di Depan Umum dengan Percaya Diri
Chris Anderson
Dari kurator TED, Chris Anderson, hadir panduan lengkap menciptakan pidato yang mengubah cara audiens memandang dunia. Temukan rahasia di balik pidato spektakuler, mulai dari merumuskan ide hingga mengelola rasa gugup di atas panggung.
- Waktu baca
- 25 menit
- Bagian
- 12
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Bayangkan kamu berdiri di atas panggung, di hadapan ribuan pasang mata yang menatapmu, dan kamu hanya punya delapan belas menit untuk mengubah cara mereka memandang dunia. Jantung berdebar, telapak tangan berkeringat, dan otak tiba-tiba kosong. Kebanyakan orang akan langsung kabur dari skenario ini karena percaya bahwa berbicara di depan umum adalah bakat bawaan lahir. Tapi Chris Anderson, kurator TED sejak tahun 2002, tahu bahwa keyakinan itu keliru besar. Dia telah menyaksikan ratusan pidato berhasil menghipnotis audiens, dan ratusan lainnya tumbang tanpa bekas. Dari semua pengamatan itu, dia berhasil merumuskan rahasia di balik pidato yang spektakuler.
Buku TED Talks yang terbit pada tahun 2016 ini adalah panduan praktis yang menemani kamu dari detik ide pertama muncul sampai salam terakhirmu di atas panggung. Mulai dari cara merumuskan ide, menulis naskah, memilih busana, menata panggung, sampai mengelola rasa gugup yang menggerogoti—semua dibahas tuntas di dalamnya. Jadi kalau kamu pernah menolak kesempatan berbicara karena takut, atau penampilanmu dulu berantakan tanpa tahu penyebabnya, buku ini wajib kamu simak sampai habis.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Dari rasa gugup yang menggerogoti sampai salam terakhir di atas panggung, buku ini membuktikan bahwa berbicara di depan umum adalah keterampilan utuh yang bisa dipelajari siapa saja. Kamu belajar mengurai ketakutan menjadi dua lapisan yang bisa dikelola, membongkar mitos bahwa panggung hanya milik orang fasih dengan ide revolusioner, lalu membangun pidato dari fondasi yang kokoh: satu ide dan satu benang merah dalam satu kalimat yang mengejutkan.
Selanjutnya kamu merangkai koneksi dengan audiens lewat tatapan mata, kerendahan hati, kerentanan, humor, dan cerita—lalu menyesuaikan strategi dengan jenis pidato, baik yang menjelaskan, meyakinkan, maupun menginspirasi. Kamu juga belajar memilih gaya naskah yang paling pas dengan kepribadian, membuka dengan ledakan dan menutup dengan gema, menata panggung beserta salindianya sesuai aturan main yang teruji, hingga hadir dengan busana yang tepat, suara yang hidup, dan tubuh yang berdamai dengan adrenalin. Pada akhirnya, pesan terbesarnya sederhana: pidato bukan tentang kamu, melainkan tentang idemu—dan selama ide itu layak dibagikan, panggung selalu menunggumu.
Sisanya untuk member
10 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



