Sampul The Marketing Plan

Karier & Bisnis

The Marketing Plan

Panduan Menakar Profitabilitas dan Menyusun Rencana Pemasaran yang Efektif

William M. Luther

Jangan bertaruh dengan perasaan, bertaruklah dengan peta. Buku ini memandu Anda menghitung profitabilitas produk, menyusun rencana pemasaran yang efektif, dan mengambil keputusan bisnis berbasis angka sebelum ide Anda diluncurkan.

Waktu baca
18 menit
Bagian
11
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Bayangkan kamu sedang duduk di meja kerja dengan sebuah ide produk yang menurutmu akan mengubah segalanya. Pertanyaannya, bagaimana kamu bisa memastikan ide itu benar-benar menghasilkan uang sebelum kamu menuangkan seluruh tabungan dan waktumu ke dalamnya? Justru di titik inilah banyak bisnis tergelincir: terlalu cepat jatuh cinta pada ide, terlalu lambat menghitung kenyataan. Buku The Marketing Plan karya William M. Luther hadir sebagai penawarnya. Sang pakar manajemen dan pemasaran ini membedah variabel-variabel yang menentukan keberhasilan jangka pendek maupun panjang sebuah produk atau jasa.

Di sepanjang bukunya, Luther mengajak kita menakar profitabilitas produk sebelum benar-benar dikembangkan, menyusun rencana bisnis yang efektif, membedakan diri dari para pesaing, hingga menata proses operasional agar keuntungan mengalir maksimal. Dan sebagai teman perjalanan, kita juga akan menemukan riset serta ide praktis dari para ahli pemasaran dan manajemen lain yang membuat panduan Luther semakin kaya dan aplikatif. Intinya sederhana: jangan bertaruh dengan perasaan, bertaruhlah dengan peta.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

Dari perjalanan kita menelusuri The Marketing Plan, satu benang merah terlihat sangat jelas: keberhasilan bisnis bukan hasil keberuntungan, melainkan hasil pengukuran yang cermat. Kita belajar bahwa keuntungan berkorelasi kuat dengan ukuran pasar dan pangsa pasar, bahwa patokan 30 hingga 50 persen pangsa adalah jangkar yang perlu dihitung dengan matang, sekaligus menyadari bahwa bisnis berpangsa kecil pun tetap memiliki ruang sukses dengan syarat tertentu. Kita juga belajar membaca umur pasar lewat tiga tahap siklus hidupnya: masuk di tahap perkenalan menawarkan kejayaan bagi sang pertama tetapi dengan biaya dan risiko besar, tahap pertumbuhan awal dengan laju lima hingga 25 persen per tahun adalah titik manis untuk masuk, dan tahap kemunduran adalah wilayah yang sebaiknya dihindari.

Kemudian kita memahami bahwa persaingan tidak harus dihadapi dengan bertarung frontal. Mencari segmen pasar yang masih sepi, melayani beberapa segmen sekaligus sebagai bantalan ketika permintaan menurun, mengintip kekuatan dan kelemahan pesaing, serta membedakan diri lewat kepribadian merek dan pesan pemasaran yang konsisten adalah jalur yang jauh lebih cerdas. Dan semuanya bermuara pada satu keterampilan akhir: merakit rencana pemasaran yang memuat tujuan jangka panjang, strategi pencapaian, dan sasaran terukur yang diperiksa secara berkala, karena rencana tanpa pengukuran hanyalah angan-angan.

Sisanya untuk member

9 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Karier & Bisnis