
Sains & Teknologi
The Selfish Gene
Menyingkap Rahasia Gen yang Mengendalikan Kehidupan dan Evolusi
Richard Dawkins
Richard Dawkins membalikkan cara kita memandang evolusi: bukan organisme yang menjadi pusat, melainkan gen-gen egois yang berlomba menyalin diri melintasi generasi. Buku revolusioner ini mengungkap bagaimana gen membentuk perilaku, budaya, bahkan ide-ide yang menyebar seperti virus.
- Waktu baca
- 26 menit
- Bagian
- 16
- Rating
- —
- Akses
- Premium
Tentang buku ini
Tentang buku ini
Pernahkah kamu bertanya-tanya, sebenarnya apa tujuan hidup di dunia ini? Kita selama ini diajarkan untuk berpikir bahwa makhluk hidup bertujuan untuk bertahan hidup dan berkembang biak sebagai individu. Tapi bagaimana jika kamu yang selama ini salah persepsi? Bagaimana jika bukan kamu—bukan tubuhmu, bukan spesiesmu—yang menjadi pusat dari segalanya, melainkan gen-gen kecil di dalam dirimu yang sedang menjalankan misi mereka sendiri?
Dalam buku yang fenomenal ini, Richard Dawkins mengajak kita membalikkan lensa biologi sepenuhnya. Ia berargumen bahwa selama ini para ilmuwan terlalu fokus pada organisme—tubuh, hewan, manusia—padahal sebenarnya yang benar-benar menggerakkan segalanya adalah gen. Gen-gen ini, menurut Dawkins, bersifat "egois" dalam arti bahwa mereka akan melakukan apa pun untuk bertahan dan menyalin diri mereka sendiri melintasi generasi. Dan yang lebih mengejutkan lagi, pengaruh gen tidak berhenti pada penciptaan tubuh. Mereka membentuk perilaku, budaya, bahkan ide-ide yang menyebar di antara kita seperti virus. Buku ini dimulai dari skala mikroskopis dan berakhir dengan visi yang sangat luas tentang bagaimana kehidupan bekerja.
Yang akan kamu pelajari
Yang akan kamu pelajari
Setelah mempelajari buku ini, kamu akan memiliki pemahaman yang sepenuhnya baru tentang bagaimana kehidupan bekerja. Kamu akan menyadari bahwa setiap makhluk hidup—termasuk dirimu sendiri—pada dasarnya adalah kendaraan yang sangat kompleks yang diciptakan oleh gen untuk memastikan kelangsungan hidup dan replikasi mereka sendiri. Kamu akan memahami konsep gen egois, bagaimana altruisme sebenarnya bisa dijelaskan melalui logika genetika, dan bagaimana keseimbangan di alam dijaga melalui Strategi Stabil secara Evolusioner.
Kamu juga akan belajar bahwa pengaruh gen tidak berhenti pada batas tubuh fisik—mereka membentuk perilaku, interaksi sosial, dan bahkan budaya manusia melalui konsep meme. Kamu akan melihat bagaimana teori permainan menjelaskan strategi kerja sama versus pengkhianatan di alam, dan mengapa kerja sama timbal balik sering kali adalah strategi terbaik dalam jangka panjang. Pada akhirnya, kamu akan memahami bahwa kehidupan dimulai dari molekul replikator sederhana dan berkembang menjadi ekosistem yang kompleks—dan semua ini didorong oleh satu kekuatan tak terlihat: gen egois yang berusaha untuk terus menyalin dirinya sendiri.
Sisanya untuk member
14 bagian lagi menunggu.
Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.



