Sampul Unmasking Autism

Kesehatan & Pikiran

Unmasking Autism

Menanggalkan Topeng, Menemukan Diri Autentik di Dunia Neurotipikal

Devon Price

Bagi banyak individu Autistik, hidup adalah pertunjukan di mana mereka terus memakai topeng agar diterima. Devon Price mengupas tuntas fenomena masking—akar, luka, dan langkah pembebasannya—dengan wawasan pribadi dan ilmiah yang mengubah hidup.

Waktu baca
14 menit
Bagian
10
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

Pernahkah kamu merasa sedang memainkan peran setiap hari? Seolah-olah ada versi palsu dari dirimu yang kamu tampilkan ke dunia, sementara diri yang sebenarnya kamu simpan rapat-rapat di balik topeng? Bagi banyak orang dengan Autism, perasaan ini bukan sekadar metafora, melainkan keseharian yang nyata. Buku "Unmasking Autism" karya Devon Price mengupas tuntas fenomena yang disebut masking—cara individu Autistik menyamarkan sifat asli mereka agar diterima oleh dunia yang dibangun berdasarkan standar neurotipikal.

Yang menarik, Price menjelaskan bahwa masking memang lahir sebagai mekanisme bertahan hidup yang berguna, tetapi dalam jangka panjang justru melukai lebih banyak daripada menolong. Dari kecanduan zat, gangguan makan, disosiasi, hingga burnout yang berkepanjangan—semua itu bisa jadi harga yang harus dibayar demi terlihat "normal". Buku ini kemudian memandu kita melalui proses menanggalkan topeng tersebut, langkah demi langkah, dengan cara yang penuh welas asih terhadap diri sendiri.

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

Dari perjalanan kita menelusuri "Unmasking Autism", ada benang merah yang kuat: masking adalah respons yang sangat manusiawi terhadap dunia yang tidak menerima perbedaan, tetapi biayanya luar biasa mahal—mulai dari kecanduan zat, gangguan makan, disosiasi, people-pleasing, hingga burnout Autistik yang bisa bertahan seumur hidup. Kita belajar bahwa Autism bukan cacat yang harus disembuhkan, melainkan cara otak bekerja yang berbeda—dengan pemrosesan bottom-up, sensitivitas sensorik, stimming, dan special interests yang sebenarnya bermanfaat. Kita juga belajar bahwa diagnosis penuh bias gender, ras, dan kelas, sehingga self-determination adalah jalan yang sah bagi banyak orang.

Kemudian, kita memetakan jalan keluarnya: lima langkah unmasking yang berangkat dari pengakuan diri hingga memaafkan diri sendiri, diikuti membangun kehidupan yang berpihak pada kebutuhan Autistik—dari mendesain lingkungan, menyeimbangkan kerja dan istirahat dengan teori sendok, keterbukaan tentang Autism, hingga menemukan komunitas yang menerima. Dan lapisan terpentingnya: perubahan sistemik melalui model sosial disabilitas dan universal design, karena dunia yang aman bagi orang Autistik untuk melepas topeng adalah dunia yang lebih baik bagi kita semua.

Sisanya untuk member

8 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Kesehatan & Pikiran