Sampul You Are Not So Smart

Sains & Teknologi

You Are Not So Smart

Mengungkap Ilusi Pikiran yang Membuat Kita Salah Menilai Diri dan Dunia

David McRaney

Kita sering merasa lebih pintar dan kompleks dari orang lain, padahal itu ilusi otak. David McRaney mengupas jebakan berpikir yang membuat kita salah mengambil keputusan, dan bagaimana menyadarinya bisa mengubah cara kita menilai dunia.

Waktu baca
14 menit
Bagian
9
Rating
—
Akses
Premium

Tentang buku ini

Tentang buku ini

"Pernahkah kamu merasa bahwa dirimu lebih kompleks, lebih pintar, dan lebih mampu dari kebanyakan orang? Seolah-olah dunia ini hanya kamu lawan sendirian? Nah, dalam buku 'You Are Not So Smart', David McRaney dengan tegas mengatakan bahwa perasaan itu sebenarnya adalah ilusi. Ilusi yang diciptakan oleh otak kita sendiri. Kita semua cenderung melebih-lebihkan kemampuan logika dan pentingnya diri kita sendiri, dan kesalahan berpikir inilah yang sering kali membuat kita kehilangan peluang emas serta membuat keputusan yang buruk. Tapi tenang, begitu kita sadar akan jebakan-jebakan pikiran ini, kita bisa mulai mengatasinya dan memperbaiki cara kita menilai dunia."

"Penulisnya, David McRaney, adalah seorang jurnalis sains yang sangat berfokus pada bidang psikologi dan budaya. Pria ini memulai petualangannya di dunia tulis-menulis melalui blog pribadinya pada tahun 2009, yang kemudian berkembang menjadi buku bestseller ini pada tahun 2011. Tidak berhenti di situ, pada tahun 2012 ia juga meluncurkan podcast 'You Are Not So Smart' di mana ia berbincang dengan para ilmuwan tentang psikologi di balik pengambilan keputusan, penilaian, dan cara berpikir kita. McRaney juga merupakan penulis dari buku-buku terkenal lainnya seperti 'You Are Now Less Dumb' dan 'How Minds Change'."

Yang akan kamu pelajari

Yang akan kamu pelajari

"Secara keseluruhan, buku ini mengajarkan kita empat kebenaran fundamental tentang cara kerja pikiran kita yang sering kali menyesatkan. Pertama, kita adalah makhluk pemberi makna, yang sering kali menciptakan cerita dan alasan di balik peristiwa acak untuk menghindari ketidakpastian, yang bisa mengarah pada keputusan yang buruk. Kedua, otak kita, meskipun luar biasa, tidak seandal yang kita kira; persepsi dan ingatan kita dapat dengan mudah dimanipulasi oleh pengalaman dan informasi baru. Ketiga, integritas moral kita rapuh dan sangat dipengaruhi oleh kehadiran orang lain, yang menyebabkan kita menjadi malas secara sosial dan mudah menyesuaikan diri dengan kelompok. Keempat, kita memiliki kecenderungan bawaan untuk melebih-lebihkan kemampuan dan pentingnya diri sendiri sambil meremehkan orang lain, yang memicu bias konfirmasi, arogansi, dan prasangka. Dengan memahami kebenaran-kebenaran ini, kita dapat mulai mengenali jebakan pikiran kita sendiri, meningkatkan kesadaran diri, dan pada akhirnya membuat keputusan yang lebih rasional, bijaksana, dan berempati terhadap sesama."

Sisanya untuk member

7 bagian lagi menunggu.

Buka seluruh ringkasan mulai dari paket bulanan, atau pilih tiga bulanan. Tanpa perpanjangan otomatis.

Lainnya di Sains & Teknologi